Jumat, 10 Desember 2010

Amazon Ungkap Alasan Depak Wikileaks

Sumber:

etikinet

Jakarta - Server situs whistleblower Wikileaks telah didepak dari Amazon.com. Aksi ini disebut-sebut sebagai imbas dari intervensi pemerintah Amerika Serikat, yang tidak ingin Wikileaks terus eksis.



Namun kemudian, Amazon menyatakan tidak benar bahwa keputusan mendepak Wikileaks dilakukan karena tekanan pemerintah Amerika Serikat. Wikileaks disingkirkan karena dianggap tidak mematuhi aturan Amazon.

"Amazon Web Service tidak menyaring konsumennya, namun memiliki terms of service yang harus dipatuhi. Wikileaks tidak mengikuti peraturan ini," tulis Amazon, seperti detikINET kutip dari CNN, Jumat (3/12/2010).

Secara spesifik, Wikileaks melanggar aturan yang menyebutkan bahwa user seharusnya memiliki hak pada konten yang mereka posting. Selain itu, konten tersebut terjamin tidak sampai membahayakan orang lain.

"Jelas Wikileaks tidak memiliki hak semua konten ini. Tidak dapat dipercaya bahwa volume 250 ribu dokumen terklasifikasi yang dipublikasikan Wikileaks disunting dengan seksama dan juga untuk memastikan mereka tidak membuat orang tidak bersalah berada dalam bahaya," tambah Amazon.

Amazon Web Services membenarkan bahwa Wikileaks mengalami serangan distributed denial-of-service skala besar, namun berhasil bertahan. Setelah didepak Amazon, Wikileaks mengoperasikan server dari Eropa, yakni di Perancis.

Wikileaks terus memicu kontroversi terkait pembocoran begitu banyak dokumen penting. Terakhir, mereka mulai mempublikasikan perbincangan diplomatik rahasia yang terjadi di kantor kedutaan Amerika Serikat di seluruh dunia. ( fyk / rns )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar