Jumat, 10 Desember 2010
Filter Porno Kejar Pertumbuhan Situs Porno
| Sumber: |
Yogyakarta - Sistem anti porno yang dikembangkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII) DI Yogyakarta mengandalkan nama url. Jika sebuah situs ditengarai mengandung pornografi, maka akan didaftarkan dan otomatis terblokir.
Hanya saja, memang bukan perkara mudah menerapkan sistem semacam ini. Taufik M. Heriawan, Korwil 1 APJII Korwil Yogyakarta menyatakan, situs porno tumbuh sekitar seribu buah per hari. Pihaknya pun berusaha keras mengimbangi.
"Bisnis website porno memang menjanjikan, karena itu jumlahnya terus bertambah. Namun kami berkomitmen untuk terus mendaftarkannya," ucap Taufik, Senin (29/11/2010).
Pelaku industri porno juga terkadang cerdik sehingga nama situs sering tidak ada kaitannya dengan konten mesum. Padahal di dalamnya, banyak sekali materi cabul.
Di sisi lain, beberapa website yang sebetulnya tidak terkontaminasi pornografi ikut terblokir. Jika hal ini terjadi, pihak APJII menyatakan selalu siap untuk membukanya kembali.
"Saat ini sudah sekitar 600 ribu situs terfilter, namun jumlahnya adalah sekian juta. Hal ini merupakan tantangan bagi kami," cetus dia.
Pihak APJII bekerja sama dengan Pemkot Kota Yogyakarta tengah bekerja sama memfilter website porno. Diharapkan, masyarakat dapat mengakses internet dengan aman. ( fyk / ash )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar